Panduan Cara Bungkus Paket Kiriman yang Aman

Panduan Cara Bungkus Paket Kiriman yang Aman

Anda pemilik bisnis online? Tentu anda memiliki produk yang pastinya pengirimannya bergantung pada jasa kurir atau ekspedisi. Tentu anda bingung bagaimana membungkus paket kiriman anda supaya bisa lebih aman dan terhindar dari kerusakan-kerusakan ketika melakukan proses pengirimannya. Lewat artikel ini, akan diberikan bagaimana cara bungkus paket kiriman yang aman bila dikirimkan melalui layanan ekspedisi. Tentu saja, anda bisa mempelajari bagaimana sifat dari masing-masing bahan yang akan dikirimkan dan dijadikan bahan untuk mengemas.

Sebelumnya, kita harus tahu dahulu apa yang menyebabkan barang kiriman menjadi cepat rusak. Kerusakan barang kiriman dalam proses pengiriman lewat jasa ekspedisi ini disebabkan karena adanya.

1. Goncangan, getaran, dan juga benturan

Hal ini biasa terjadi dari paket kiriman yang terjatuh ketika proses pemindahan. Sering terjadi paket kiriman yang dikirim lewat jalur darat akan mengalami kerusakan karena kondisi jalan yang dilalui. Maka dari itu, pastikan pengemasannya menggunakan material yang mampu meredam getaran.

2. Tekanan

Kekuatan dari bahan kemasan packing dalam menahan tekanan tentu berbeda-beda. Sehingga jika paket kiriman itu banyak mengalami tumpukan benda berat lainnya yang lebih berat, tidak hanya kemasannya saja yang rusak. Benda yang terlindung dari kemasan tersebut tentu akan mengalami resiko kerusakan. Maka dari itu, pastikan anda untuk mengemas paket yang menggunakan bahan material lebih mampu untuk menahan tekanan.

3. Kondisi basah atau lembab

Beberapa jenis barang yang bisa rusak karena air atau kondisi lembab. Dengan kondisi seperti ini, tidak hanya terjadi pada pengiriman via laut. Kadang jika kurir yang akan mengirimkan barang bisa saja terjebak karena situasi banjir, tentu resiko tersebut sangat mungkin terjadi. Maka dari itu, anda harus kembali memastikan untuk mengemas paket dengan bahan yang tahan terhadap air.

Sebagai cara bungkus paket kiriman yang aman dan baik, tentu harus tahu terlebih dahulu mengenai karakteristik dari barang yang akan dikirimkan. Selain itu, anda juga harus memilih bagaimana jenis material untuk kemasannya tersebut. Bila anda terlalu irit untuk bahan kemasan ini memang bisa menghemat pengeluarannya dari segi biaya kemasan. Namun, anda juga harus siap menerima resiko dari kerusakan barang selama proses pengirimannya. Terlalu berlebihan untuk menggunakan bahan kemasan maka bisa saja memboroskan biaya anda untuk pengiriman barang tersebut. Jika anda mengirimkan barang dalam jumlah banyak, maka anda bisa memilih bahan packing yang tepat dan sesuai dengan karakteristik dari barang yang akan dikemas.

Lalu bagaimana cara bungkus paket kiriman yang aman ini? Berikut ini adalah panduannya.

Pertama, Jangan Asal Bungkus, Perhatikan dan Pastikan Pembungkus Paket dari bahan yang tidak mudah sobek/rusak, karena paket yang dikirim melalui Jasa Pengiriman akan tercampur dengan paket orang lain, mempunyai resiko rusak/kena air hujan akibat jauh nya perjalanan. Kalau bisa sih dari plastik, tapi plastik yang oke, menarik, seperti misalnya berupa tas plastik berbambar/bermotif. Jika barang yang dikirim Rentan Rusak, seperti barang elektronik, hp, dll, konsultasikan ke pihak pengiriman karena biasanya disediakan packing khusus untuk hal tersebut, seperti packing kayu dan packing karton tebal/dus.

Kedua, Pastikan dan tulis alamat Pengiriman / Alamat yang dituju benar dan selengkap-lengkap nya, dan ditulis dengan jelas agar mudah dibaca. Selalu konfirmasi kepada pembeli/customer, jika Alamat yang mereka kirim kurang jelas / kurang lengkap seperti tidak ada Nama jalan/nama tempat, No Rumah, No hp, Kelurahan, Kecamatan dll.. Hal ini sangat-sangat penting Guna mempermudah pihak Jasa Pengiriman untuk menemukan alamat yang dituju, dan paket yang dikiirim sampai tepat waktu.